Showing posts with label TUGAS SISTEM OPERASI. Show all posts
Showing posts with label TUGAS SISTEM OPERASI. Show all posts

Friday, December 20, 2013

Sistem Operasi | Round Robin Scheduling

Ini merupakan pembahasan tentang Penjadwalan Proses.
Round Robin Scheduling.
Penjadwalan Round Robin (RR) ini dilakukan secara bergiliran berdasarkan antrian, prosessor mengerjakan sesaat setiap proses berturut-turut. Proses yang telah dieksekusi prosessor dan belum selesai akan kembali ke antrian terakhir yang ada pada saat itu sehingga penggiliran untuk eksekusi tersebut seperti gelang.
Semua proses di anggap penting dan diberi sejumlah waktu pemroses yang disebut kwanta (quantum) atau time-slice dimana prose situ berjalan.
- Konsep dasar algoritma ini menggunakan time sharing
- Pada dasarnya, prinsip hampir sama dengan FCFS, tapi bersifat preemptive
- proses akan dibatasi waktu prosesnya, yang disebut quantum time
- Keuntungan algoritma round robin :
  • Adanya keseragaman waktu
- Kelemahannya :
  • Jika quantum time sangat besar à switching yang terjadi akan semakin sedikit (seperti FCFS)
  • Jika quantum time terlalu kecil à switching yang terjadi akan semakin banyak, sehingga banyak waktu yang terbuang
- Ketentuan Algoritma Round Robin adalah :
  • Jika proses memiliki CPU Burst < Quantum Time, maka proses akan melepaskan CPU, jika telah selesai digunakan à CPU dapat segera digunakan oleh proses selanjutnya
  • Jika proses memiliki CPU Burst > Quantum Time, maka proses tersebut akan dihentikan jika sudah mencapai quantum time dan selanjutnya mengantri kembali pada posisi tail queue (ekor dari ready queue), CPU kemudian menjalankan proses berikutnya
Jika quantum time belum habis dan proses menunggu suatu kejadian (selesainya operasi I/O), maka proses menjadi blocked dan CPU dialihkan ke proses lain
Contoh Round Robin Scheduling :


KESIMPULAN


Penjadwalan proses adalah urutan kerja yang dilakukan oleh system operasi,ini sangat diperlukan untuk kelangsungan system operasi dalam menentukan proses yang akan dieksekusi.
Berdasarkan segi waktu penyelesaian proses, penjadwalan proses preemptive dinilai lebih
efektif, karena dalam penjadwalan metode ini proses-proses dengan waktu proses yang lebih pendek akan selesai lebih dulu, karena walaupun terdapat proses dengan waktu proses yang lama berada pada antrian pertama, sedangkan ada proses di antrian kedua dengan waktu proses lebih pendek, maka proses pada antrian pertama dapat disela untuk mengerjakan proses diantrian kedua terlebih dahulu hingga selesai, dengan asumsi penjadwalan preemptive tersebut tidak berprioritas. Beberapa penjadwalan proses yang telah divisualisasikan mempunyai kesamaan dalam menyelesaikan sebuah proses yang berada di dalam antrian. Proses dengan waktu proses terpendek akan diselesaikan terlebih dahulu, setelah itu baru proses-proses lainnya yang mempunyai waktu proses lebih lama.

Implementasi System Call Pada Sistem Operasi

Layanan langsung sistem operasi ke pemrograman, disebut dengan system call atau API (application programming interface). System call adalah tata cara pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh layanan yang disediakan oleh sistem operasi. System call berupa rutin sistem operasi untuk keperluan tertentu yang spesifik. System Call untuk manajemen proses diperlukan untuk mengatur proses-proses yang sedang berjalan. Kita dapat melihat penggunaan system calls untuk manajemen proses pada Sistem Operasi Unix. Contoh yang paling baik untuk melihat bagaimana system call bekerja untuk manajemen proses adalah Fork. Definisi Fork adalah satu satunya cara untuk membuat sebuah proses baru pada sistem Unix.

Fork membuat duplikasi yang mirip dengan proses aslinya, termasuk file descriptor, register, dan lainnya. Setelah perintah Fork, child akan mengeksekusi kode yang berbeda dengan parentnya. Bayangkan yang terjadi pada shell. Shell akan membaca command dari terminal, melakukan fork pada child, menunggu child untuk mengeksekusi command tersebut, dan membaca command lainnya ketika child terminate. Untuk menunggu child selesai, parent akan mengeksekusi system call waitpid, yang hanya akan menunggu sampai child selesai. Proses child harus mengeksekusi command yang dimasukkan oleh user (pada kasus shell).

Proses child melakukannya dengan menggunakan system call exec.Dari ilustrasi tersebut kita dapat mengetahui bagaimana system call dipakai untuk manajemen proses. Keuntungan dan kerugian menggunakan system call sama antarmuka untuk memanipulasi baik file dan perangkat adalah Setiap perangkat dapat diakses seolah-olah itu adalah file dalam file sistem. Karena sebagian besar penawaran kernel dengan perangkat melalui antarmuka file, relatif mudah untuk menambahkan device driver baru dengan menerapkan kode perangkat keras khusus untuk mendukung antarmuka file abstrak.

Oleh karena itu, ini manfaat pengembangan baik kode program pengguna, yang dapat bewritten untuk mengakses perangkat dan file dalam samemanner, dan perangkat sopir kode, yang dapat ditulis untuk mendukung API yang didefinisikan dengan baik. Kerugian itu dengan menggunakan antarmuka yang sama adalah bahwa mungkin akan sulit untuk menangkap fungsi peralatan tertentu dalam konteks akses file API, sehingga baik mengakibatkan hilangnya fungsi atau kerugian kinerja. Beberapa ini dapat diatasi dengan penggunaan operasi ioctl yang menyediakan antarmuka tujuan umum untuk proses untuk memanggil operasi pada perangkat. Ada lima jenis system calls utama, yaitu:

A. Process control merupakan system calls yang mengendalikan proses-proses yang berjalan. load execute create process terminate process get/set process attributes wait for time, wait event, signal event allocate, free memory

B. File manipulation adalah kumpulan system calls yang bertugas untuk melakukan manipulasi file seperti pembacaan, penulisan, penghapusan dan pengubahan. create file, delete file open, close read, write, reposition get/set file attributes

C. Device manipulation adalah system calls yang mengatur penggunaan peralatan-peralatan yang terhubung pada mesin tersebut. request device, release device read, write, reposition get/set device attributes logically attach or detach devices

D. Information maintenance. System calls yang menghubungkan user dengan sistem operasi dalam hal berbagi informasi. get/set time or date get/set system data get/set process, file, or device attributes

E. Communications. Ada dua model komunikasi yaitu pertukaran informasi dilakukan melalui fasilitas komunikasi antar proses yang disediakan oleh sistem operasi (Message-Passing) dan pertukaran dengan menggunakan memori (shared-memory). create, delete communication connection send, receive messages transfer status information attach or detach remote devices.

Struktur Sederhana :


Tiga cara memberikan parameter dari program ke sistem operasi:

• Melalui registers (sumber daya di CPU).
• Menyimpan parameter pada data struktur (table) di memori, dan alamat table tsb ditunjuk oleh pointer yang disimpan di register.
• Push (store) melalui “stack” pada memori dan OS mengambilnya melalui pop pada stack tsb.